Solar Charge Controller sebagai UPS DC

Sepulang dari menengok kandang kambing milik teman lama siang ini anak bungsu saya lapor bahwa tadi listrik sempat padam selama 2 jam, dia heran kok listrik mati tapi wifi nya tetap jalan. Anak anak saya tidak ada yang tau kalau saya bikin UPS buat backup wifi, telpon dan modem internet.

UPS kependekan dari Uninterruptible Power Supply, UPS yang banyak dijual di pasaran biasanya berfungsi untuk tegangan AC yang diubah ke DC untuk mengisi Baterai, kemudian dari baterai diubah lagi ke AC dengan menggunakan Inverter DC to AC. Peralatan semacam router dan modem biasanya menggunakan sumber tegangan DC, sehingga kalau menggunakan UPS yang ada di pasaran kelihatan tidak efektif karena Tegangan AC diubah ke DC untuk mengisi baterai, kemudian diubah lagi ke AC dan oleh adaptor diubah lagi ke DC – muter muter ngga karuan – . Oleh karena itu saya buat UPS DC agar lebih efisien.

Bahan-bahan

  • Solar Charge Controller (SCC) type PWM – harga 80 ribu, sering disebut juga SCC sejuta ummat.
  • Power Supply CCTV 10A – harga 65 ribu
  • Baterai Aki Mobil bekas – gratis
  • Kabel-kabel
  • Volt meter (opsional)
  • Lampu DC (opsional)
  • box casing komputer bekas buat tempat modem

Cara merangkai

ikuti saja gambar ini, tegangan keluaran power supply CCTV bisa di set di angka 15V dan dihubungkan dengan port PV di SCC, Aki mobil di hbungkan ke port Battery dan beban peraslatan dihubungkan ke port Load SCC. Saya tambahkan satu lampu DC 12V sehingga bisa juga berfungsi sebagai lampu emergency jika PLN padam. Port USB di SCC bisa berfungsi juga untuk mencharging Hape walaupun arus keluarannya kecil.

Rangkaian ini masih memiliki kelemahan yaitu tegangan yang masuk ke peralatan lebih dari 12V walaupun masih dalam batas toleransi, tapi jika ingin lebih aman bisa ditambahkan rangkaian stepdown di keluaran Load SCC sehingga tegangan yang keluar tetap 12V.

Menu Serat Jiwa – edisi mengurangi nasi

Menu serat jiwa

Karena kadar gula darah cukup meningkat drastis di bulan ramadhan, maka sejak 2 Syawal 1441 H saya mencoba mengurangi makan nasi, bahkan sampai hari ini pertengahan bulan Syawal masih bertahan makan tanpa nasi.

Menu sehat tanpa nasi saya namakan menu serat jiwa, makanan pokok berupa singkong, ubi jalar, kentang dan jagung. Sayuran merah hijau dan kuning. Serta penyedap berupa garam dan mayonaise. Kadang saya tambahkan daging ayam atau sapi di sate, direbus atau digoreng.

Untuk mengontrol gaya hidup saya pakai aplikasi step counter di android yang bisa mengingatkan untuk selalu berjalan kaki minimal 6000 langkah per hari dan minum air 150 ml setiap jam.

Nasib uang kripto

Setelah mengikuti kajian bersama Ustadz Ammi Nur Baits di bulan ramadhan ini tentang investasi online dimana di dalamnya ada yang bertanya mengenai uang crypto dan hukumnya maka saya memutuskan untuk menjual semua asset kripto dengan harga saat itu, tidak peduli berapa dulu harga beli atau biaya yang saya keluarkan untuk menambang uang kripto tersebut sesuai saran Ustadz Ammi Nur Baits.

Saya mempunyai beberapa asset kripto yang saya dapatkan dari membeli di indodax , triv dan tradeogre dan sebagian besar saya peroleh dari menambang , ada dua kripto yang saya tambang yaitu Turtlocoin dan Monero pendapatannya lumayan karena saya menggunakan rig tambang dengan kartu grafis. Yang lain semisal Litecoin, DOGE , Ripple dan Stellar saya peroleh dari jual beli di Indodax.

Pada saat menjual harga sedang jatuh, namun tidak bisa dibilang rugi karena saya dulu membeli pada saat harga lebih jatuh lagi. Masih tinggal satu asset kripto lagi yaitu Turtlecoin yang saya simpan di dompet Turtle dan saat ini belum sempat saya buka lagi karena belum ketemu dimana menyimpannya.

Berikut video tentang hukum Bitcoin yang saya ambil dari Yufid.TV yang menjadi dasar keputusan saya menjual semua asset kripto dan meninggalkan jual beli asset kripto.

Yang jadi PR bagi saya sekarang adalah RIG penambangan yang saya bangun selama ini mau diapain ?

Rancang bangun PLTS Sederhana untuk Rumah (Solar Home System)

Energi baru dan terbarukan sekarang sedang menjadi trend, pemanfaatan energi baru dan terbarukan sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Demikan juga dengan saya, selain untuk menyalurkan hobi utak utik juga sebagai sarana mensyukuri nikmat Allah yang telah memberikan energi gratis melalui salah satu ciptaanya yaitu sinar matahari.

Untuk mulai membangun PLTS kita harus menentukan dulu apa tujuan kita membangun PLTS, kalau dari awal tidak jelas tujuannya kemungkinan akan mengalami pemborosan entah karena salah desain, salah beli alat, dasn lain lain. Beda tujuan beda pula pemilihan teknologinya, beda desain dan beda pula alat yang harus dibeli.

Yang kedua hitung kebutuhan daya yang akan di pasok oleh sistem PLTS kita, kebutuhan daya ini biasanya dalam satuan Watt Hour, yaitu berapa daya yang mau dipakai dan berapa lama pemakaiannya. Hal ini akan memperngaruhi pembelian alat yang harus disesuaikan dengan kapasitas yang mau kita pasang, termasuk di dalamnya berapa besar penampang kabel, berapa ampere MCB nya, berapa watt Inverternya, dan berapa besar panel surya yang akan kita beli.

Yang ketiga harus memperhitungkan faktor pengembangan kedepan, karena pembuatan sistem PLTS ini bisa dicicil mulai dari kapasitas kecil sampai ke kapasitas yang kta inginkan. Jangan sampai kita membeli alat kemudian tidak terpakai lagi karena pengembangan kapasitas. Peralatan yang bisa dicicil biasanya panel surya dan baterai.

Yang terakhir yang paling penting adalah ketersediaan dana, karena sampai saat tulisan ini dibuat peralatan yang dibutuhkan untuk membangun PLTS masih cukup mahal, jangan sampai karena keinginan mempunyai PLTS membebani belanja rumah tangga.

Bagi saya sendiri tujuan pembuatan PLTS adalah untuk backup jika sewaktu waktu mati lampu paling tidak untuk lampu penerangan dan pompa air dan juga sebagai penghemat biaya listrik serta mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif.

Nah di masa PSBB karena wabah Covid-19 ini waktu saya dirumah lebih banyak dari pada di kantor sehingga keinginan mempunyai PLTS sendiri bisa terwujud. Langkah pertama adalah mengumpulkan informasi tentang bagaimana membangun PLTS, saya mencari informasi dari grup grup komunitas panel surya, komunitas PLTS di facebook serta video video tentang PLTS di Youtube yang sangat melimpah. Setelah itu baru kita gambar desain PLTS yang akan kita bangun.

Ini adalah gambar desain PLTS yang akan saya bangun, saya menggunakan dua sistem yaitu OFF GRID yang terpisah sama sekali dari jaringan PLN yang berfungsi sebagai backup jika PLN mati dan juga sebagai penerangan 24 jam di rumah. Dan system ON-GRID yang tersambung ke sistem PLN untuk upaya penghematan di siang hari.


Alat alat yang harus disediakan :

  1. Panel Surya 4 x 100 WP
  2. Solar Charge Controller type MPPT 60A
  3. Baterai 12V 100 AH
  4. Inverter Pure Sine Wave 12V to 220V 1000 Watt
  5. Inverter Grid-Tie 600 Watt
  6. Beberapa alat listrik seperti MCB dan Change Over Switch, Watt Meter, Volt Meter dan Ampere Meter.
  7. Beberapa sensor dan switch untuk otomasi lampu.
  8. Kabel-kabel dan konektor MC4
  9. Lampu DC

Semua alat saya beli secara online, termasuk kabel kabel karena di suasana PSBB banyak toko yang tutup dan agak riskan juga kalau harus keluar untuk membeli alat.

Rancang bangun diatas masih bisa dikembangkan, target saya panel surya untuk ON GRID total 600 WP dan OFF GRID 400 WP dengan baterai 200 AH.

Saat ini pilot project sudah jalan dengan konfigurasi OFF GRID selama 2 bulan bisa menyalakan lampu DC selama 24 jam dan menghidupkan pompa air 2 jam. Total lampu DC 60 Watt tetapi tidak semua nyala 24 jam. Setelah itu baru akan mulai pasang ON GRID di awal Juni ini.

User Manual solar panel controller sejuta umat

Berikut ini dokumentasi user manual kontroler panel Surya yang banyak dijual online.Kontroler ini biasanya berwarna biru walaupun kadang ada yang menjual dengan warna hijau atau warna lainnya, dengan kapasitas mulai dari 10 A hingga 30 A atau yang lebih tinggi lagi.

Biasanya orang males baca buku manual, padahal semua petunjuk pengaturan sudah ada di buku tersebut, salah seting bisa menyebabkan njeblug… tapi untuk baterai VRLA atau baterai Mobil cukup pakai setingan default bawaan pabrik

Di kalangan komunitas PLTS Solar Panel Controller atau SCC ini sering disebut sebagai SCC sejuta Umat karena harganya murah dan banyak dipakai oleh pemula untuk memulai membuat PLTS. SCC sejuta umat ini menggunakan teknologi PWM – Pulse Width Modulation. Tidak ada merk yang tercantum baik di fisik peralatan maupun buku petunjuknya.

Konfigurasi cara pemasangannya biasanya seperti ini, (gambar saya ambil dari website master PLTS Temon Sujadi)

Konfigurasi SCC Sejuta Umat

Electric grinder 600N – grinder kopi Nankai

Berikut ini skema part electric grinder n600 merk Nankai, juga panduan bongkar pasang dan troubleshooting sederhana.Grinder ini saya dapatkan di toko online, dengan harga 460 ribuan. Sudah saya pakai setahun tidak ada masalah. Perawatan sangat mudah cukup dibersihkan dengan menggunakan kuas, buka cover depan dan bersihkan disk no 3 – 1 dengan menggunakan kuas, kemudia pasang lagi. Hati hati pada saat membersihkan jangan sampai hilang part no 2 (besi spi) hilang karena bentuknya cukup kecil sehingga mudah ketinggalan.

wp-15908502556376241086073534497090.jpg

Update -April 2020- Berhubung sudah ada grinder baru maka grinder ini sekaramg sudah saya hibahkan ke kantor untuk dipakai rame rame, semoga berkah.

User Manual RK61 Royal Kludge Mechanical Keyboard

Keyboard Mekanik RK61 Royal Kludge dengan mode kabel maupun non kabel melalui koneksi bluetooth. Setelah memakai selama beberapa bulan terasa bahwa menggunakan keyboard ini jauh lebih cepat daripada keyboard bawaan laptop thinkpad maupun macbook. Juga lebih sedikit kesalahan ketik.

Beberapa setting tombol di keyboard Royal Kludge:

FN+TAB — Switch wired/Bluetooth Mode
Pada saat keyboard terkonek ke label data, anda data menekan FN + Tab untuk memindahkan ke mode wired (Kabel) ad Texan FN + Tab sekali lagi untuk memindahkan mode keyboard ke Bluetooth Mode.
FN + P — Enter the pairing mode
Pertama pastikan bahwa switch dibelakang keyboard dalam keadaan ON, kedua tekan FN + Tab untuk memindahkan mode ke bluetooth, ketiga tekan FN + P kurang lebih selama 3 detik untuk masuk ke status pairing, backlight di tombol P berkedip kedip sampai proses pairing berhasil, produk ini akan ditampilkan sebagai MantisTek keyboard di dalam device. Setelah proses pairing berhasil, backlight tombol P akan kembali mati.
FN + Q, W, E — Switch bluetooth device
Keyboard ini bisa menyimpan sampan 3 device Salam saat bersamaan. Anda dapat ber[pindah ke tiga device bluetooth yang telah tersimpan dennen menekan tombol FN+Q, W, E. Pada saat perpindahan antar device Bluetooth backlight akan berkedip selama beberapa saat dan akan mati setelah selesai.

wired-bluetooth

Backlight Mode

FN + \| — Switch backlight mode
Tekan tombol FN + \| untuk berpindah mode backlight, ada 17 macam mode di dalam keyboard ini.
FN + [{ / ]} — Control the brightness of backlight
Tekan kedua tombol tersebut untuk mengatur kecerahan backlight. Ada empat level kecerahan.
FN + .> — Switch backlight color
Tekan tombol FN + .> untuk mengganti Warna backlight.
FN + ;: ‘“ Control speed of backlight
Tekan FN + ;: untuk menambah kecepatan backlighty dan tekan FN + ‘“ untuk mengurangi kecepatan backlight, ada tiga level kecepatan backlight.

backlight-mode

Multifunction key

Combination Keys Function switching and Locking

Tekan FN + Ctrl di sisi kiri keyboard untuk mengaktifkan fungsi kedua dari kunci kombinasi, kecuali kunci panah. Tekan FN + Ctrl sekali lagi untuk mengembalikan ke fungsi utama kunci kombinasi Y/U/I/H/J/K/N/M/,< tetapi kunci kombinasi lain tetap dalam fungsi kedua. Tekan FN+Ctrl tiga kali untuk mengembalikan semua kunci kombinasi kedua ke munci utama.

Tekan FN + Shift di keyboard sisi kanan untuk mengubah kunci panah ke fungsi kedua, tekan sekali lagi FN + Shift untuk mengembalikan kunci panah ke fumgsi utama.

multifunction

RK61 WinOS dan MacOS Switch

FN + A — switch ke WinOS mode dan FN + S — switch ke MacOS mode

winmac

Posting inipun awalnya ditulis menggunakan keyboard RK61 di WordPress for Android, kemudian dilanjut di laptop.

Bagaimana cara mengetik “?” (tanda tanya)

FN + Right SHIFT + /(?)
or press Left SHIFT + /(?) directly under arrow keys function disabled