Terror ribawi

Di bulan Juni menjelang puasa dan tahun ajaran baru, bombardis sms dan telpon dari bank, atau penerbit kartu yang menawarkan pinjaman semakin gencar. Dalam sehari saya bisa menerima 20 lebih sms menawarkan aplikasi kartu kredit, kredit tanpa agunan atau belanja dengan bunga rendah. 

Kalau tahun tahun sebelumnya mereka berhasil merayu karena memang saat itu lagi butuh uang untuk renovasi, namun tahun ini rayuan tele sales tersebut tidak mempan, rayuan paling sering diucapkan adalah ” apakah nggak sayang pak… mumpung bunga lagi turun… bebas provisi… langsung disetujui …” “kalau bapak lagi tidak butuh bisa dipakai untuk membeli gadget ….”

Semua rayuan tadi merupakan terror yang jika kita terlena akan terjerat dalam jeratan hutang berdasarkan riba, pelan-pelan mulai sekarang katakan Tidak pada Riba.

Advertisements