Upgrade Zoneminder di Raspberry Pi dari 1.26.x ke 1.28.1

Ada beberapa IP kamera terbaru yang menggunakan RTSP lebih mudah dikonfigurasi di Zoneminder menggunakan source type libvlc. source libvlc tidak terdapat di Zoneminder versi sebelum 1.28.1. Untuk itu kita harus melakukan upgrade zoneminder agar bisa menggunakan kamera tersebut.

Untuk melakukan upgrade zoneminder di platform raspberry pi dengan OS raspian yang berbasiskan Debis Wheezy lakukan langkah berikut ini

  1. Tambahkan ‘deb http://zmrepo.zoneminder.com/debian wheezy/‘ di file /etc/apt/sources.list 
  2. jalankan apt-get update
  3. jalankan apt-get upgrade
  4. jalankan apt-get dist-upgrade , raspi akan melakunan upgrade zoneminder, pilih Y apabila ada pertanyaan untuk mengubah config file ke versi baru, pilih Y juga untuk migrasi ke database innodb
  5. Install komponen extra VLC dengan cara
    apt-get install libvlc-dev libvlccore-dev vlc
  6. Karena config file berubah edit  file /etc/init.d/zoneminder
    nano /etc/init.d/zoneminder
    

    Tambahkan sleep 15 pada posisi beriktut

    start() {
          sleep 15
          echo -n "Starting $prog: "
  7. Restart zoneminder

 

Sekarang zoneminder sudah berada di versi 1.28.1 dan siap untuk dipasang CCTV berbasis RTSP dengan mudah

zm-182

Advertisements

Terror ribawi

Di bulan Juni menjelang puasa dan tahun ajaran baru, bombardis sms dan telpon dari bank, atau penerbit kartu yang menawarkan pinjaman semakin gencar. Dalam sehari saya bisa menerima 20 lebih sms menawarkan aplikasi kartu kredit, kredit tanpa agunan atau belanja dengan bunga rendah. 

Kalau tahun tahun sebelumnya mereka berhasil merayu karena memang saat itu lagi butuh uang untuk renovasi, namun tahun ini rayuan tele sales tersebut tidak mempan, rayuan paling sering diucapkan adalah ” apakah nggak sayang pak… mumpung bunga lagi turun… bebas provisi… langsung disetujui …” “kalau bapak lagi tidak butuh bisa dipakai untuk membeli gadget ….”

Semua rayuan tadi merupakan terror yang jika kita terlena akan terjerat dalam jeratan hutang berdasarkan riba, pelan-pelan mulai sekarang katakan Tidak pada Riba.

Stasiun Cikini

Stasiun Cikini kini kondisinya berbeda, tidak ada lagi pedagang kranjang souvenir di dalam stasiun karena dilarang, meskipun begitu mereka tetap berjualan di luar stasiun di sepanjang trotoar. Sebenarnya akan lebih baik jika mereka diberikan tempat resmi di dalam stasiun yang lebih rapi dan teratur.

Sidang Tilang

Melanjutkan posting tentang Tilang sebelumnya, akhirnya tiba saatnya jadwal sidang di PN Jakarta Pusat. Saya parkir mobil di kantor dan menuju ke PN naik bus TransJakarta dari halte Tosari turun di Halte Harmoni. Sebenarnya lebih dekat jika saya turun di Halte Sawah Besar depan Gajah Mada Plaza.

Sampai di Pengadilan sudah disambut oleh calo didepan pintu masuk, mereka menawarkan jasa pengurusan sidang Tilang. Salah satu calo menawarkan biaya 150 ribu tinggal menunggu saja untuk diambilkan dokumen yg disita. Karena ingin mengikuti prosedur yg benar saya tolak tawaran calo tersebut. Ternyata di calo hanya berani berkeliaran di luar PN, didalam sama sekali tidak ada calo.

Proses sidang (sebenarnya lebih tepat disebut proses pengambilan SIM , karena tidak ada hakim dan ) sangat cepat. Pertama saya ambil no antrian di meja pengambilan nomor dan menyerahkan formulir tilang warna merah. Kemudian menunggu sebentar dan nomor saya dipanggil di urutan ke tiga. Didepan meja ‘sidang’ tinggal menyerahkan nomer dan disuruh membayar sesuai pasal kesalahannya, saya harus membayar 100 ribu. Setelah membayar petugas langsung menyerahkan SiM yang disita.

Total waktu yang dibutuhkan dari saat mengambil nomor hingga dapat SIM tidak lebih dari 10 menit. Justru waktu paling lama adalah waktu menunggu transJakarta di halte.

Mari jadi warga yang baik, jangan menyuap petugas kalau melakukan pelanggaran lalu lintas, sudah salah melanggar ditambah lagi kesalahannya dg menyuap petugas.